Ahli

Username
Kata laluan
Remember Me

Search Results: profil

Biografi Shoutul Harokah

Disiarkan: Dec 8, 2009 oleh huda Filed under: Biografi Artis Shoutul Harokah


ShouHAR bediri di Bandung pada tanggal 31 Desember 2001 dibentuk atas dasar keinginan untuk menjadikan nasyid sebagai sarana penyebaran da’wah islam dan penyemangat para aktivis da’wah di seluruh penjuru dunia. 
ShouHAR dirintis oleh para aktivis da’wah di Indonesia seperti Muhammad Taufik Ridlo, Lc., M.Dipl.Ec aktivis da’wah yang merupakan alumnus timur tengah juga pakar ekonomi syariah, Hilman Rosyad Syihab, Lc aktivis da’wah juga alumnus timur tengah yg mengambil keilmuan dibidang syariah, Rikrik Hartadi, Ridwan Solichin, Cecep D Hidayat, Raden Candra, Asep Irawan merupakan aktivis da’wah kampus dan sekolah ada juga Umar Rakhmatullah, Andhika (Drummer) juga personil ShouHAR yang sama merintis tim nasyid ini namun karena kesibukannya mereka tidak lagi bergabung di tim nasyid ini. Untuk posisi Drummer selanjutnya di isi oleh 2 orang pemuda yang memiliki background musik yg sarat pengalaman yaitu Bakti Prawira dan Raphael Prapanca.

Sudah 5 Album dan 1 Single Album direlease oleh ShouHAR selama 9 tahun berkiprah dibelantika dunia nasyid nusantara ini, Album pertama adalah “Derap Keadilan” (2003), Album “Tak Kenal Henti” (2005), Album “Ini Langkahku” (2006), Album “Bangkitlah Negeriku Harapan Itu Masih Ada” (2008), Album Kumpulan Nasyid Arab (2009) dan Album Single “Mars Wanita Keadilan” (2009)

Tampil diberbagai event nasional atau international dan perhelatan-perhelatan nasyid sudah tidak bisa dihitung, karena hampir bisa dipastikan jika ada event-event besar maka ShouHAR senantiasa diundang apalagi jika ada tema-tema tentang kemanusiaan dan perjuangan rakyat Palestina, berbagai daerah dinusantara pernah di sambangi ShouHAR untuk memberikan semangat da’wah melalui nasyid-nasyid perjuangannya yang merupakan ciri khas dari tim nasyid ini. Penghargaan yang pernah diperoleh ShouHAR adalah dari Kaukus Parlemen Palestina atas kepedulian ShouHAR dalam turut berpartisipasi membela Rakyat Palestina melalui karya-karyanya penghargaan tersebut disampaikan langsung oleh ketua Parlemen Palestina di Jakarta (2009), Di Indonesia ShouHAR menduduki tangga teratas dalam chart Ring Back Tone untuk kategori Religi Indie.


Sumber: shoutulharokah.com


Debu

Disiarkan: Dec 3, 2009 oleh huda Filed under: Biografi Artis Debu


Lahir di tengah situasi zaman yang telah melupakan nilai-nilai spiritual, DEBU berusaha mengisi kekurangan itu. Beda dengan kelompok lain, DEBU memiliki ciri khas yang mandiri. Lirik-liriknya sufistik, mistis, lahir dari kalbu yang mabuk cinta dan kerinduan pada Sang Khalik. Boleh dibilang lagu-lagu DEBU adalah syair asmara, kemesraan mendalam pada cinta Sang Pencipta.

Musik yang dimainkan DEBU kaya nuansa. Tak ada konsep tertentu yang mengikatnya, karena itu musik mereka amat bervariasi dan tidak membosankan. Di dalamnya ada dentam rebana yang kuat, yang lembut, ada lengkingan seruling yang menggugah?kadang-kadang irama mereka mengingatkan kita pada nuansa padang pasir, country, bahkan jazz dan world music. Satu yang sudah jelas: musik DEBU ini universal. Mereka bisa diterima di kalangan mana pun, kapan pun, di mana pun di seluruh dunia.

Bukan cuma suara indah dan merdu yang menjadi andalan mereka, tetapi juga kepiawaian memainkan alat musik. DEBU menggunakan beraneka alat musik dari belahan dunia yang berbeda. Santur dari Iran, misalnya, atau harpa, atau alat musik khas Irlandia, yaili tambur dari Turki, gendok-gendok dari Sulawesi Selatan digabungkan dengan harmonis bersama biola, bass dan berbagai jenis perkusi. Uniknya, bagi DEBU, kemampuan mereka bermain musik adalah wujud berkah dan rahmatullah...!

Yang terutama, bagi DEBU, musik adalah media dakwah dan syiar Islam, yang sanggup menggugah semangat dan kecintaan pada Ilahi, amat berbeda dengan jenis musik lain yang ada di dunia saat ini. Musik DEBU adalah zikir...cara yang indah dan artistik untuk mendekatkan diri kepada Sang Khalik.

Di tengah kegelisahan zaman, DEBU berharap musik yang mereka mainkan dapat menjadi setetes embun penyegar bagi semua golongan tanpa membedakan ras atau kelas. DEBU bukan kelompok eksklusif: ia hadir dalam keramahan semangat Islam. Musiknya memberi inspirasi yang lebih jauh daripada sekedar kenikmatan mendengar karena ia adalah zikir: berzikir bersama DEBU bisa dilakukan di mana pun, di mobil, di kantor, bahkan di dapur ketika memasak.

Ilham yang diterima oleh Syekh Fattaah yang menunjukkan Indonesia sebagai tempat yang harus dituju.

Memang sebagian besar dari DEBU berasal dari negeri Paman Sam, tetapi ada juga anggota yang berasal dari Swedia, Inggris dan, terakhir, bergabung juga anggota dari Indonesia. Keanekaragaman etnik yang menunjukkan keterbukaan pola pikir: itulah DEBU.

Dibimbing oleh Syekh Fattaah, seorang berasal dari Amerika Serikat, DEBU hijrah ke Indonesia sejak tahun 1999. Ini adalah perjalanan pencarian spiritual berdasar ilham yang diterima Sheyh Fattaah?suatu perjalanan dalam petunjuk Allah, Yang Maha Karim.

 

Yoyoh Rohmawati


Sumber: musikdebu.com



Biografi EdCoustic

Disiarkan: Dec 3, 2009 oleh huda Filed under: Biografi Artis EdCoustic

EDCOUSTIC merupakan salah satu artis indie asal Bandung yang mengusung konsep musik humanis religius. Lahir sejak 25 Mei 2002, dengan dua personilnya yakni Aden (Vokalis) dan Eggie (Gitaris). Group ini mengambil jalur musik pop progressif dengan sentuhan akustik.

Album perdana “Masa Muda” edCoustic yang dirilis Oktober 2004 telah menjadi satu fenomena diblantika musik religi Indonesia. Sejak kemunculannya yang menawarkan keunikkan tersendiri edCoustic berhasil menarik perhatian pendengar pop religi. Keunikkannya dapat terlihat dari formasi duo personilnya, karakter vocal yang khas, warna musik, juga didukung lagu yang tematik & easy listening.

Album pertama edC telah terjual hampir 20.000 keping. Sebuah pencapaian luar biasa bagi album sekelas indie, yang hanya mengandalkan promo melalui radio segmentif diseluruh Indonesia.

Ramadhan 2008 edCoustic dibawah label MIKAMUSIK meluncurkan album keduanya bertajuk SEPOTONG EPISODE. Single "Muhasabah Cinta" berhasil menarik perhatian pecinta lagu-lagu religi. Hampir seluruh radio islami di Indonesia memberikan apresiasi yang sangat besar terhadap lagu ini. 8 lagu lainnya yang disuguhkan dalam album ini masih dengan tema lagu yang humanis religius, dibalut aransemen musik yang simple dan easy listening.

NAMA

edCoustic

BERDIRI

Bandung 25 Mei 2002

VISI

Menjadi group musik legendaris yang mengusung konsep humanis & religius

MISI

Melahirkan trend musikalitas yang berkualitas dan bernilai jual, kreatif inovatif, sarat nilai religi & kemanusiaan, melalui penampilan yang profesional, sehingga memberikan inspirasi positif menuju peradaban manusia yang lebih baik.

GENRE MUSIK

Pop Progressif

POSITIONING

Group Band Humanis Religius

SLOGAN

Musik Hidupku

DISKOGRAFI

1. Album 1 “Masa Muda” Rilis Oktober 2004

2. VCD Karaoke “Masa Muda” Rilis Februari 2006

3. Album Repackage “Masa Muda” Rilis Juni


Page 1 of 2