|
Paling popular
Lengkapnya Aunur Rofiq Lil Firdaus atau lebih dikenal dengan nama Opick, lahir di Jember, Jawa Timur, 16 Maret 1974. Ia adalah seorang pencipta lagu dan penyanyi pop religius.
Pria yang mengaku pernah memiliki band yang membawakan lagu-lagu rock itu, telah menelurkan album pertamanya, Istighfar yang dirilis tahun 2005. Lagu utama yang paling terkenal ialah Tombo Ati, Takdir, Alhamdulillah dan Astaghfirullah.
Album berikutnya berjudul Semesta Bertasbih (2006) di mana dalam album tersebut terdapat sepuluh lagu, di antaranya Taqwa, Irhamna, akdir, Teranglah Hati, 25 Nabi, Semesta Bertasbih, Bismillah, Satu Rindu, Buka Mata Buka Hati dan Ya Rasul. Sebagai lagu hit dalam album tersebut adalah Takdir yang dinyanyikannya bersama Melly Goeslaw.
Berikutnya Opick merilis album Ya Rahman (2007), dengan lagu populernya Taubat. Sementara sebelas lagu lainnya di antaranya,Assalamu'alaikum, Rapuh, Pewaris Surga, Mendambamu, Haji, dan lain-lain.
Opick kembali meluncurkan album religi pada 2008 dengan judulCAHAYA HATI dengan lagu pilihan, Cahaya Hati. Album ini berisi 10 lagu, diantaranya, Hanya Allah, Ya Nabi Salam, Alangkah Indahnya, Cinta Setulus Jiwa, Hamba-Hamba Allah, Ketika Cinta, Allah Ya Nur, Tuhan Lindungilah, serta Ramadhan Tiba.
Menjelang bulan Ramadhan, tepatnya Juni 2009, Opick kembali ke studio rekaman untuk merekam album terbarunya yang diberi judulMAHA MELIHAT. Sebagai langkah awal, ia akan melepas single Maha Melihat yang dinyanyikan duet dengan Rachel Amanda. Single ini pula dijadikan theme song sinetron MANOHARA.
Ini adalah motto sebuah kumpulan yang
dianggotai oleh anak-anak muda remaja yang dinamakan Mawaddah. Asalnya,
ia satu division dari Persatuan Pelajar Timur Tengah, yang diasaskan di
Amman, Jordan. Pada Julai 2002, ia dilancarkan secara rasmi di Brunei
Darussalam. Mawaddah menjalankan aktiviti nasyid, motivasi, kaunseling,
teater, drama, deklamasi sajak, penerbitan video, video klip, buku,
butik pakaian busana Muslim, kosmetik, restoran dsb di Malaysia, Brunei
dan Indonesia. Semua album nasyid Mawaddah boleh didapati
di pasaran beberapa negara iaitu Brunei, Malaysia, Indonesia,
Singapura, Thailand dan Australia. Sehingga April 2003, penjualan
album-album mereka yang terdiri dari Mawaddah Kecil, Mawaddah Putera
dan Mawaddah Puteri telah dijual hampir 30 ribu
unit Kekuatan Mawaddah Puteri adalah pada
kekuatan vokal penyanyi utamanya, Siti Fatimah Ashaari dan Khaulah
Ashaari. Lagu-lagunya membawa mesej ketuhanan, yang menggandingkan 4
kekuatan utama, lirik & mesej, lagu, vokal dan
penampilan.
Apabila ditanyakan kepada Fatimah,
apakah cabaran dan ujian yang terpaksa ditempuh oleh kumpulan Mawaddah,
beliau menjawab “Perkara yang paling susah sekali ialah untuk
berhadapan dengan PUJIAN orang. Bagi kami, kejian orang bukan satu
masalah, malah disitulah dapat menebalkan rasa kehambaan. Rasa hamba
itulah yang mesti dibawa kemana-mana. Sebab itu pujian manusia lebih
kami bimbang dari kejian orang. Sebagai penghibur, kita mestilah
merasakan diri kita ini hanyalah alat untuk menyampaikan risalah
Tuhan” Rizal ( Mawaddah Putera) diajukan soalan –
Mengapakah dipilih motto persatuan ini, Cintai Tuhan, Sayangi
Manusia? ” Manusia sebagai khalifah adalah wakil
Tuhan. Sebagai wakil Tuhan dan orang Tuhan ( Rijalullah), sudah tentu
manusia itu akan mempromosikan dan memperjuangkan Tuhan. Tuhan telah
sediakan kita dengan bakat dan watak masing-masing.Dengan anugerah
dalam bidang seni ini, moga-moga ia menjadi amal soleh untuk kami,
bukan mencari glamour dan keuntungan
duniawi. Untuk membawa masyarakat kepada Tuhan,
seorang penghibur mesti menjadi model kepada masyarakat. Baik diri
kita, baiklah masyarakat. Begitulah
sebaliknya. Seorang penasyid itu mestilah kemas
ibadahnya serta kuat hubungan dengan Tuhan, barulah dia dapat lebih
kenal dan cinta Allah serta membawa manusia lain kepada Allah ,
insyaAllah”
Sumber: mawaddah.com.my
EDCOUSTIC merupakan salah satu artis indie asal Bandung yang mengusung konsep musik humanis religius. Lahir sejak 25 Mei 2002, dengan dua personilnya yakni Aden (Vokalis) dan Eggie (Gitaris). Group ini mengambil jalur musik pop progressif dengan sentuhan akustik.
Album perdana “Masa Muda” edCoustic yang dirilis Oktober 2004 telah menjadi satu fenomena diblantika musik religi Indonesia. Sejak kemunculannya yang menawarkan keunikkan tersendiri edCoustic berhasil menarik perhatian pendengar pop religi. Keunikkannya dapat terlihat dari formasi duo personilnya, karakter vocal yang khas, warna musik, juga didukung lagu yang tematik & easy listening. Album pertama edC telah terjual hampir 20.000 keping. Sebuah pencapaian luar biasa bagi album sekelas indie, yang hanya mengandalkan promo melalui radio segmentif diseluruh Indonesia.
Ramadhan 2008 edCoustic dibawah label MIKAMUSIK meluncurkan album keduanya bertajuk SEPOTONG EPISODE. Single "Muhasabah Cinta" berhasil menarik perhatian pecinta lagu-lagu religi. Hampir seluruh radio islami di Indonesia memberikan apresiasi yang sangat besar terhadap lagu ini. 8 lagu lainnya yang disuguhkan dalam album ini masih dengan tema lagu yang humanis religius, dibalut aransemen musik yang simple dan easy listening.
NAMA edCoustic
BERDIRI Bandung 25 Mei 2002
VISI Menjadi group musik legendaris yang mengusung konsep humanis & religius
MISI Melahirkan trend musikalitas yang berkualitas dan bernilai jual, kreatif inovatif, sarat nilai religi & kemanusiaan, melalui penampilan yang profesional, sehingga memberikan inspirasi positif menuju peradaban manusia yang lebih baik.
GENRE MUSIK Pop Progressif
POSITIONING Group Band Humanis Religius
SLOGAN Musik Hidupku DISKOGRAFI1. Album 1 “Masa Muda” Rilis Oktober 2004 2. VCD Karaoke “Masa Muda” Rilis Februari 2006 3. Album Repackage “Masa Muda” Rilis Juni
Page 1 of 6 |
|
|